ES GOYOBOD

 

mungkin ada yang belum tau sama makanan yang unik ini, namanya ES GOYOBOD yaitu sejenis es campur tapi bahan dasarnya terbuat dari hunkue atau tepung kanji, yang di beri kelapa muda dan juga alpukat, bagii anda-anda yang belum mencobanya pasti ketinggalan jaman dech.. hehe

es goyobod juga sangat terkenal di kota GARUT bagi bro-sis yg mo nyoba bisa dateng ke alun-alun garut…….

nahh gw punya resep biqin es goyobod, bagi yg ga menemukan mkanan tsb silahkan baca resep di bawah ini….


Bahan-Bahan :

100  ml sirop gula
sendok makan pacar cina, rebus
100  gram alpukat, keruk dagingnya
150  gram daging buah kelapa muda, keruk halus
200  ml santan
100  ml susu kental manis NESTLE®cap Nona Es serut
   
Bahan  adonan hunkue:
100  gram tepung hunkue
600  ml santan encer

Cara Mengolah :

 
Membuat Hunkue:
1. Buat adonan hunkue dari 100 gram tepung hunkue dengan 600 ml santan encer, panaskan dengan api kecil aduk merata hingga mengental.
2. Tuang adonan ke dalam cetakan dan dinginkan.
3. Potong-potong hunkue yang sudah dingin.

Penyajian Es Goyobod:
1. Tuang sirop dalam gelas saji, isikan dengan potongan hunkue, pacar cina, alpukat dan kelapa muda.
2. Tuangi santan, beri roti tawar dan es serut.
3. Beri susu kental manis.
4. Sajikan.

Tips:
– Selain tepung hunkue bisa dipakai tepung sagu aren untuk mendapatkan rasa kenyal yang enak.
– Santan yang dipakai adalah santan yang diperas dari kelapa parut dengan air masak, bukan santan yang direbus sehingga rasanya lebih gurih

Informasi Nutrisi:
Kalori: 258 kaloi
Protein: 2,77 gram
Lemak: 7,79 gram
Serat: 2,3 gram
Karbohidrat: 45,17 gram

 

makalah dasar-dasar logika

Pengertian Proposisi

 

Proposisi adalah bentuk pemikiran kedua yang merupakan pengembangan dari konsep atau pengertian adalah proposisi. Pada saat terjadinya observasi empirik, di dalam pikiran tidak hanya terbentuk pengertian saja tetapi juga terjadi perangkaian dari term – term itu. Tidak pernah ada pengertian yang berdiri sendiri dalam pikiran. Rangkaian pengertian itulah yang disebut dengan proposisi

Atau Proposisi bisa dikatakan “pernyataan dalam bentuk kalimat yang memiliki arti penuh, serta mempunyai nilai benar atau salah, dan tidak boleh kedua-duanya”.Maksud kedua-duanya ini adalah dalam suatu kalimat proposisi standar tidak boleh mengandung 2 pernyataan benar dan salah sekaligus.

Rumus ketentuannya :

Q +  S  +  K  +  P

Keterangan :

Q : Pembilang / Jumlah(ex: sebuah, sesuatu, beberapa, semua, sebagian, salah satu, bilangan satu s.d. tak terhingga)

Q boleh tidak ditulis, jika S (subjek) merupakan nama dan subjek yang pembilang nya sudah jelas berapa jumlahnya :

a. Nama (Pram, Endah, Ken, Missell, dll)

b. Singkatan (PBB, IMF, NATO, RCTI, ITC, NASA, dll)

c. Institusi (DPRD, Presiden RI, Menteri Keuangan RI, Trans TV, Bank Mega, Alfamart,     Sampurna, Garuda Airways, dll)

S : Subjek adalah sebuah kata atau rangkaian beberapa kata untuk diterangkan atau kalimat yang dapat berdiri sendiri (tidak menggantung).

: Kopula, ada 5 macam : Adalah, ialah, yaitu, itu, merupakan.

P : Kata benda (tidak boleh kata sifat, kata keterangan, kata kerja).

 

 

 

 

 

Contoh :


1. Gedung MPR terletak 500 meter dari jembatan Semanggi.

 

 

Jawaban :

1. Cari P (kata bendanya dulu) : Gedung MPR atau Jembatan Semanggi,

2. Pasang K (kopula) yang cocok : adalah

3. Bentuk S (subjek) yang relevan : (lihat contoh)

4. Cari bentuk Q – nya yang sesuai.

 

Jenis – Jenis Proposisi
· Proposisi dapat dipandang dari 4 kriteria, yaitu berdasarkan :
1. Berdasarkan bentuk
2. Berdasarkan sifat
3. Berdasarkan kualitas
4. Berdasarkan kuantitas
Berdasarkan bentuk, proposisi dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

a) Tunggal adalah proposisi yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat atau hanya mengandung satu pernyataan.

Contoh :
• Semua dokter harus menyembuhkan pasien.
• Setiap pemuda adalah calon pemimpin.

b) Majemuk atau jamak adalah proposisi yang terdiri dari satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Contoh :
• Semua dokter harus menyembuhkan pasiennya dan bersikap ramah.
• Kakak bernyanyi dan menari.

Berdasarkan sifat, proporsis dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu:

a) Kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak membutuhkan / memerlukan syarat apapun.
Contoh:
• Semua meja di ruangan ini pasti berwarna coklat.
• Semua daun pasti berwarna hijau.

b) Kondisional adalah proposisi yang membutuhkan syarat tertentu di dalam hubungan subjek dan predikatnya. Proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu: proposisi kondisional hipotesis dan disjungtif.

Contoh proposisi kondisional:
• jika hari mendung maka akan turun hujan
Contoh proposisi kondisional hipotesis:
• Jika harga BBM turun maka rakyat akan bergembira.
Contoh proposisi kondisional disjungtif:
• irfan bahdim pemain bola atau bintang iklan.

Berdasarkan kualitas, proposisi juga dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

a) Positif(afirmatif) adalah proposisi yang membenarkan adanya persesuaian hubungan antar subjek dan predikat.
Contoh:
• Semua dokter adalah orang pintar.
• Sebagian manusia adalah bersifat sosial.

b) Negatif adalah proposisi yang menyatakan bahawa antara subjek dan predikat tidak mempunyai hubungan.
Contoh:
• Semua harimau bukanlah singa.
• Tidak ada seorang lelaki pun yang mengenakan rok.

Berdasarkan kuantitas., proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu:
a) Umum adalah predikat proposisi membenarkan atau mengingkari seluruh subjek.
Contoh:
• Semua gajah bukanlah kera.
• Tidak seekor gajah pun adalah kera.
b) Khusus adalah predikat proposisi hanya membenarkan atau mengingkari sebagian subjeknya.
Contoh:
• Sebagian mahasiswa gemar olahraga.
• Tidak semua mahasiswa pandai bernyanyi.

Dalam proses pembentukan proposisi ini terjadi dua hal. Atau dapat dikatakan bahwa syarat terbentuknya proposisi mencakup dua hal yaitu:

  1. Ada terjadi pengertian yang menerangkan pengertian yang lain atau ada pengertian yang diingkari tentang pengertian lain.

Contoh:Lemari itu besar.

Kata besar menerangkan tentang lemari Pengertian yang menerangkan itu disebut dengan predikat. Sedangkan pengertian yang diterangkan disebut subyek. Predikat biasanya disingkat dengan P dan Subyek disingkat dengan S, dan kata itu atau fungsi menerangkan diberi tanda = maka proposisi itu dapat ditulis menjadi S=P. Hasil dari perangkaian ini adalah proposisi positif. Kalau dalam proses perangkaian itu terjadi pengingkaran maka proposisi yang terbentuk menjadi S=P. Hasilnya adalah proposisi negatif. Di sinilah keunikan kalimat dalam logika dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Jika dalam bahasa Indonesia kita mengenal ada subyek, predikat, objek bahkan keterangan, di dalam logika tidak. Yang ada di dalam logika sepanjang apapun kalimat itu yang ada hanyalah subyek dan predikat. Ini adalah konsekuensi dari syarat terbentuknya proposisi yang sedang kita bicarakan ini.

Proses pembentukan yang kedua adalah jika terjadi pembentukan proposisi sekaligus terjadi pengakuan bahwa lemari itu memang besar adanya atau bahwa lemari itu tidak besar. Maka tampak di sini bahwa dalam proposisi mengandung benar dan salah sementara dalam pengertian tidak. Yang dinyatakan dalam proposisi tersebut adalah fakta yaitu pengamatan yang dapat diverifikasi atau diuji kecocokannya secara empirik dengan menggunakan indera.

C. Proposisi Kategoris

Proposisi kategorik adalah proposisi yang mengandung pernyataan tanpa adanya syarat. Proposisi kategorik yang paling sederhana terdiri dari satu term subyek, satu term predikat, satu kopula dan satu quantifier. Subyek, sebagaimana kita ketahui, adalah term yang men¬jadi pokok pembicaraan. Predikat adalah term yang menerangkan subyek. Kopula adalah kata yang menyatakan hubungan antara term subyek dan term predikat. Quantifier adalah kata yang menun¬jukkan banyaknya satuan yang diikat oleh term subyek.

Quantifier ada kalanya menunjuk kepada permasalahan uni¬versal, seperti kata: seluruh, semua, segenap, setiap, tidak satu pun; ada kalanya menunjuk kepada permasalahan partikular, seperti: sebagian, kebanyakan, beberapa, tidak semua, sebagian besar, hampir seluruh, rata-rata, [salah] seorang di antara …; [salah] sebuah di antara …; ada kalanya menunjuk kepada permasalahan singular, tetapi untuk permasalahan singular biasa¬nya quant(fier tidak dinyatakan. Apabila quantifler suatu proposisi menunjuk kepada perma¬salahan universal maka proposisi itu disebut proposisi universal; apabila menunjuk kepada permasalahan partikular disebut propo¬sisi partikular, dan apabila menunjuk kepada permasaiahan singular, disebut proposisi singular.

Perlu diketahui, meskipun dalam suatu proposisi tidak dinyatakan quantifier-nya tidak berarti subyek dari proposisi tersebut tidak mengandung pengertian banyaknya satuan yang diikatnya. Dalam keadaan apapun subyek selalu mengandung jumlah satuan yang diikat. Lalu bagaimana menentukan kuantitas dari proposisi yang tidak dinyatakan quantifier-nya. Kita dapat mengetahui lewat hubungan pengertian antara subyek dan predi¬katnya.Kopula, adalah kata yang mene¬gaskan hubungan term subyek dan term predikat baik hubungan mengiakan maupun hubungan mengingkari. Bila ia berupa ‘ada¬lah’ berarti mengiakan dan bila berupa ‘tidak, bukan atau tak’ berarti mengingkari. Kopula menentukan kualitas proposisinya. Bila ia mengia¬ kan, proposisinya disebut proposisi positif dan bila mengingkari disebut proposisi negatif. Kopula dalam proposisi positif kadang-kadang dinyatakan dan kadang-kadang tidak (tersembunyi). Kopula pada proposisi negatif tidak rnungkin disembunyi¬kan, karena bila demikian berarti mengiakan hubungan antara term subyek dan predikatnya.

Dengan quantifier dapat kita ketahui kuantitas proposisi tertentu, apakah universal, partikular ataukah singular, dan de¬ngan kopula bisa kita ketahui kualitas proposisi itu apakah positif ataukah negatif. Dari kombinasi antara kuantitas dan kualitas proposisi maka kita kenal enam macam proposisi, yaitu: a. Universal positif, b. Partikular positif, c. Singular positif, d. Universal negatif, e. Partikular negatif, f. Singular negatif, Proposisi universal positif, kopulanya mengakui hubungan subyek dan predikat secara keseluruhan, dalarn Logika dilam¬bangkan dengan huruf A. Proposisi partikular positif kopula mengakui hubungan subyek dan predikat sebagian saja dilam¬hangkan dengan huruf I. Proposisi singular positif karena kopula¬nya mengakui hubungan subyek dan predikat secara keseluruhan maka juga dilambangkan dengan huruf A. Huruf Adan I masing masing sebagai lambang proposisi universal positif dan partikular positif diambil dari dua huruf hidup pertama kata Latin Affirmo yang berarti mengakui.
Proposisi universal negatif kopulanya mengingkari hubung¬an subyek dan predikatnya secara keseluruhan, dalam Logika dilambangkan dengan huruf E. Proposisi partikular negatif kopu¬Ianya mengingkari hubungan subyek dan predikat sebagian saja, dilambangkan dengan huruf O.

Proposisi singular negatif karena kopulanya mengingkari hubungan subyek dan predikat secara keseluruhan, juga dilambangkan dengan huruf E. Huruf E dan 0 yang dipakai sebagai lambang tersebut diambil dari huruf hidup dalam kata nEgO, bahasa Latin yang berarti menolak atau meng¬ingkari.

Dengan pembahasan di atas maka kita mengenal lambang, permasalahan dan rumus proposisi sebagai berikut:

Lambang Permasalahan Rumus A Universal positif Semua S adalah P I Partikular positif Sebagian S adalah P E Universal negatif Semua S bukan P 0 Partikular negatif Sebagian S bukan P

Dalam menentukan apakah suatu proposisi itu positif atau negatif, kita tidak boleh semata-mata berdasarkan ada tidaknya indikator negatifnya, yaitu: tak, tidak atau bukan. Indikator itu menentukan negatifnya suatu proposisi apabila ia berkedudukan sebagai kopula. Bila indikator tidak berkedudukan sebagai kopula proposisi Itu adalah positif.

 

 

BAB III

 

Kesimpulan yang dapat di ambil adalah:

1.Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.

2.Bentuk pemikiran kedua yang merupakan pengembangan dari konsep atau pengertian adalah proposisi.

3.Proposisi kategorik adalah proposisi yang mengandung pernyataan tanpa adanya syarat. Proposisi kategorik yang paling sederhana terdiri dari satu term subyek, satu term predikat, satu kopula dan satu quantifier

4.Dari kombinasi antara kuantitas dan kualitas proposisi maka kita kenal enam macam proposisi, yaitu: a. Universal positif, b. Partikular positif, c. Singular positif, d. Universal negatif, e. Partikular negatif, f. Singular negatif,

 

THE RAID

 

 

The Raid adalah film kedua yg dimainkan oleh iko uwais, film pertamanya yaitu merantau…..

Iko sangat beruntung dengan keahliannya bias beladiri, iko mulai belajar pencak silat ketika masih kecil di padepokan paman.a sendiri yaitu tiga berantai klo ga salah. Dulu iko hanyalah driver di salah satu perusahaan…  gareth evans lah yg telah mengangkat namanya hingga go internasional.. Indonesia bangga punya film terbagus klo menurut gw.. 
 
 
 
nihh gw kasih sinopsisnya……..
 
Di jantung daerah kumuh Jakarta berdiri sebuah gedung apartemen tua yang menjadi markas persembunyian para pembunuh dan bandit kelas dunia yang paling berbahaya. Sampai saat ini, blok apartemen kumuh tersebut telah dianggap tidak tersentuh, bahkan untuk perwira polisi yang paling berani sekalipun. Diam-diam di bawah kegelapan dan keheningan fajar, sebuah tim elit polisi penyerbu berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu apartemen persembunyian tersebut untuk menyergap gembong narkotik terkenal yang menguasai gedung tersebut. Tapi ketika sebuah pertemuan dengan seorang pengintai membuka rencana mereka dan berita tentang serangan mereka mencapai sang gembong narkotik, lampu dalam gedung tiba-tiba padam dan semua pintu keluar diblokir. Terdampar di lantai enam dan tanpa jalan keluar, satuan khusus tersebut harus berjuang melawan penjahat-penjahat terburuk dan terkejam untuk bertahan hidup dalam misi penyerbuan tersebut.
film ini ngedapetin banyak penghargaan…..
 
-The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award, TIFF 2011
 
-Salah satu dari 11 film yang menjadi Spotlight dalam Festival Film Sundance 2012
 
-Terpilih menjadi penutup sesi FrightFest dalam Festival Film Glasgow 2012[11]
 
-Audience Award dan Dublin Film Critics Circle Best Film dalam Festival Film Internasional Dublin Jameson 2012[12].
 
dan film ini di rilis pada tgl 22 maret untuk di indonesia, di amerika pda tgl23 maret…
 
 
keren khan sob….

FIKOM UNIGA DIMATAKU

 

 

 

 

         kampus yang saya tempati sebagai sarana untuk mencari ilmu saat ini ialah FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI  UNIVERSITAS GARUT (fikom uniga) dimana letaknya berada di jalan raya samarang no 52 tarogong kaler.
 
         kalau boleh jujur sebenernya saya kuliah di fikom uniga ini hanya sebagai cadangan saja, yang dimana ketika saya tidak di perbolehkan untuk kuliah keluar kota garut, dan akhirnya dengan terpaksa memilih uniga, di banding dengan kampus lain uniga jauh lebih baik daripada kampus-kampus yang ada di garut.  pada awalnya saya menilai kalau uniga ini tidak menarik bagi saya, iya daripada saya nganggur lebih baik kuliah sebagai pengisi waktu, tapi seiriingnya waktu berlalu saya mulai mikir kalau apa salahnya kuliah di fikom uniga ini, toh sama aja mencari ilmu meskipun masih belum terakreditasi karena masih baru di universitas garut, n masih dalam proses pengakreditasian, terus meskipun masih agak begitu kurang “ngeh” karena ada segelitir mahasiswa atupun dosen yang kurang begitu pas bagi saya, tapi saya menikmatinya dan saya harus berpikir positif kedepannya mungkin akan lebih baik karena mencari ilmu di FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS GARUT. mungkin segitu sekilas tentang kampus menurut saya.

KENAPA SAYA MASUK FIKOM UNIGA

 
seperti yg udah pernah saya tulis di FIKOM UNIGA DIMATAKU alasan mengapa masuk fikom uniga, ada beberapa alasan……….
 
yang pertama, awalnya saya ingin kuliah di NHI atau BSI tapi kalo ngambil di NHI psti ga kesampaian, trus saya coba cari info ttg BSI, akhirnya saya dapet, n ada beberapa kota yang masih ngbuka pendaftaran jurusan perhotelan… yaitu d bandung n yogyakarta tapi setelah saya rundingkan dg c babeh ternyata dia tidak mengijinkan saya kuliah di luar kota, coba kalo d bekasi masih ada, psti saya di bolehin kuliah disana………
yang kedua, karena saya gak mau vakum dulu, n tertinggal ma tmen” seankatan… akhirnya saya putuskan untuk mencari fakultas yang ada di garut…….. dulu c babeh nyaranin d STAIDA “lumayan deket dari rumah biar ngirit ongkos” bgitulah kata c babeh, tapi saya nolak untuk kuliah di STAIDA, “lebih baik ga kuliah sama sekali daripada kuliah disana” bgitulah omongan saya ke c babeh…….
 
yang ketiga ato yg terakhir, akhirnya saya memilih cadangan terakhir saya yaitu kuliah di universitas garut dg memilih fakultas ilmu komunikasi, dg agak berat hati tentunya…….
 
 
tapi setelah saya coba jalanin bwt kuliah di FIKOM uniga, pada awalnya saya males n sempet punya niat bwt ngundurin diri tapi setelah saya baca bukunya…???? ntah lahh saya lupa lagi… mungkin benar kita harus selalu berfikir positif, itulah yg saya terapkan dlm diri saya selama kuliah di fikom uniga n sekarang saya haveing fun kuliah di fikom uniga… selain tmen”.a gokil ada SOME ONE LIKE U juga… hahahaha
 
bersyukur bisa masuk fikom uniga……

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!